NTTKreatif, Jakarta – Kematian Paus Fransiskus tidak hanya dirasakan oleh umat Katolik tapi semua yang mengenalnya.
Paus Fransiskus hadir dengan ketulusan dan kerendahan hatinya untuk terus berbuat baik dan membagi kasih kepada semua orang.
Bahkan dirinya dengan kesederhanaannya masih meminta semua umatnya untuk bisa menjaga perdamaian bahkan berjuang agar perang antara Hamas dan Israel bisa berakhir dengan gencatan senjata.
Kepribadian itulah yang membuat banyak pihak termasuk Presiden RI, Prabowo Subianto pun mengakui kalau dunia kehilangan sosok panutan.
“Dengan rasa duka yang mendalam, saya menerima kabar mangkatnya Paus Fransiskus. Dunia kembali kehilangan sosok panutan yang memiliki komitmen besar terhadap perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan,” tulisnya di akun Facebook resminya sebagaimana dikutip nttkreatif.com.
Dalam postingan yang disukai 6 ribu pengguna itu Presiden Prabowo menyebut kalau kunjungan Sri Paus Fransiskus ke Jakarta tahun lalu telah memberikan kesan yang mendalam, tidak hanya di kalangan umat Katolik namun di hati seluruh rakyat Indonesia.
Baginya kehadiran Paus Fransiskus itu membawa pesan kesederhanaan hingga keberpihan kepada orang miskin.
“Pesan kesederhanaan, pluralisme, keberpihakan kepada orang miskin dan kepedulian Sri Paus terhadap sesama akan selalu menjadi teladan bagi kita semua. Selamat jalan Sri Paus, pesanmu untuk menjaga Bhineka Tunggal Ika akan selalu membekas di hati,” tulisnya lagi.
Paus Fransiskus sendiri meninggal dunia, Senin pagi tadi.
Kabar tersebut disampaikan pertama kali oleh Kardinal Kevin Farrell dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Vatikan
“Pada pukul 7.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk pelayanan kepada Tuhan dan Gereja-Nya,” terangnya.***
|
