NTTKreatif.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto belum lama ini melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri di dalam kabinetnya. Setidaknya ada empat kementerian yang para menterinya diganti dengan para menteri baru. Selain mereshuffle, Presiden Prabowo Subianto juga melakukan penambahan satu kementerian dalam Kabinet Merah Putih yakni kementerian Haji dan Umrah yang akan dipegang oleh Mochamad Irfan Yusuf.

">

Menariknya, dalam reshuffle kali ini nama seperti Sri Mulyani hingga Budi Gunawan pun ikut diganti. Padahal keduanya, selama ini dinilai publik menjadi menteri yang punya posisi yang sulit tergantikan.

Sebagai pengganti, Presiden Prabowo Subianto mempercayakan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai pengganti Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Sementara posisi Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan diambil alih oleh Sjafrie Sjamsoeedin yang merangkap jabatan sebagai Menhan.

Sedangkan untuk posisi menteri Koperasi yang selama ini dipegang oleh Budi Arie diberikan kepada Ferry Juliantono. Selain tiga kementerian tadi, ada juga Mukhtaruddin menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Abdul Kadir Karding dan Mochamad Irfan Yusuf yang ditunjuk menjadi Menteri Haji dan Umrah di kementerian yang baru dibentuk itu.

Lantas bagaimana sepak terjang para menteri baru dalam kepemimpinan Presiden Prabowo ini lebih khusus Purbaya Yudhi Sadewa dan Ferry Juliantono yang punya peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang? Berikut ulasannya.

1. Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan ini lahir pada 7 Juli 1964 lalu. Dirinya diketahui memiliki gelar S1 di Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, Master of Science, Purdue University, Amerika Serikat dan menamatkan pendidikan Doktor Ilmu Ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625