NTTKreatif, Larantuka Menjelang perayaan Tri Hari Suci Semana Santa 2025, Panitia Keamanan dan Ketertiban (Kantib) Internal Semana Santa Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka memperketat sistem pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan khidmat, tertib, dan aman.

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Ketua TIGA DPP Paroki Reinha Rosari Larantuka, Yohanes Beribe, dan dihadiri oleh Pastor Rekan sekaligus Moderator Orang Muda Katolik (OMK) RD. Yohakim Oder.

">

Hadir pula perwakilan dari Polres Flores Timur melalui Kasat Thati Iptu Petrus M. Sogen, Kodim 1624/Flotim melalui Pasi Pers Letda Inf. Stansis Koten, serta jajaran Panitia Keamanan Internal Semana Santa bersama seluruh pemangku kepentingan bidang keamanan.

Dalam pemaparan materi, Iptu Petrus M. Sogen dan Letda Inf. Stansis Koten secara bergantian menjelaskan langkah-langkah pengamanan, termasuk sasaran dan bentuk tindakan pengamanan yang akan diterapkan selama prosesi berlangsung.

Sementara Ketua Seksi Kantib Semana Santa 2025, Eman Hokeng, menjelaskan bahwa pengamanan akan dibagi ke dalam tiga ring. Ring satu kata Eman akan diisi oleh pemuda dari masing-masing kapela.

“Kapela Tuan Ma, Tuan Ana, dan Tuan Meninu akan dijaga langsung oleh pemuda setempat, sementara pengamanan di area Paroki Katedral menjadi tanggung jawab organisasi THS-THM. Pengawalan khusus juga akan dilakukan oleh kelompok devosi Miceri Cordia saat devosi mereka ditahtakan,” sebut nya.

Untuk ring dua, pengamanan akan dikoordinasikan oleh Tim Kantib Semana Santa 2025 dengan melibatkan organisasi kemahasiswaan seperti API Reinha, Kelompok Mahasiswa Katolik (KMK) Kupang, dan Pemuda Katolik. Mereka akan bertugas menjaga ketertiban di area sekitar gereja dan sepanjang jalur prosesi.

“Pada Prosesi Malam, pemuda dari Kapela Tuan Ma, Tuan Ana, dan Tuan Meninu akan berada di garda terdepan sebagai lapisan utama pengamanan saat devosi diarak melalui jalur prosesi,” jelas Eman.

Adapun ring tiga menjadi tanggung jawab penuh aparat keamanan TNI-Polri. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjamin keamanan baik bagi panitia, peserta prosesi, maupun masyarakat umum.

Eman menekankan pentingnya peningkatan pengamanan mengingat Semana Santa Larantuka merupakan salah satu perayaan religius terbesar di Indonesia Timur yang setiap tahun menarik ribuan peziarah dari berbagai daerah.

“Pengamanan yang maksimal adalah kunci agar seluruh rangkaian Semana Santa berlangsung dengan aman dan penuh khidmat,” tegasnya.

Sementara itu, RD. Yohakim Odel mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam Semana Santa agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Dalam pelayanan kepada umat, kita harus mendahulukan ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas. Selain itu, kebersihan sepanjang jalur prosesi dari gereja hingga ke kapela-kapela juga harus dijaga dengan baik,” pesannya.

RD. Odel berharap seluruh rangkaian Semana Santa 2025 dapat berlangsung lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi para peziarah.

“Semoga perayaan ini menjadi pengalaman iman yang damai dan membawa sukacita bagi semua,” pungkasnya.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625