NTTKreatif, TAMBOLAKA – Persoalan Minyak Tanah di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kembali jadi sorotan.

Pasalnya, harga Minyak Tanah yang semula bisa didapat dengan harga Rp 10.000 per botol kini melonjak naik hingga Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per botolnya.

">

Menariknya, harga tersebut jauh dari harga normal yang ditetapkan oleh Pertamina yakni Rp 6.000 per liternya.

Tidak mengherankan jika isu kelangkaan pun muncul di permukaan mengingat sejumlah warga di Kota Tambolaka misalnya sangat kesulitan mendapatkan stok Minyak Tanah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal ini pun diakui sendiri oleh Kabag Ekonomi dan SDA Setda Kabupaten Sumba Barat Daya, Misnawati Lisu Sapan saat diwawancarai Rabu 17 Juli 2024 tadi.

Diungkapkannya, kenaikan dan kelangkaan itu diakibatkan oleh kerusakan pada tangker Minyak di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

“Kami sudah cek ke Agennya ternyata dua minggu lalu ada tangker minyak yang rusak sehingga terlambat pendistribusiannya. Mungkin momen ini dipakai oleh pengecer untuk menaikan harga Minyak Tanah,” katanya.

Dirinya pun berjanji pihaknya akan segera melakukan pengawasan untuk memastikan ketersedian Minyak Tanah masih aman di Kabupaten Sumba Barat Daya sekaligus memastikan tidak ada pengecer yang menimbun stok Minyak Tanah.

“Besok tim kami akan turun untuk lakukan pemantauan dan pengawasan ke lapangan,” katanya lagi.

Stok Minyak Tanah Masih Melimpah

Sementara itu, Section Head Communication dan Relation Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Taufiq Kurniawan secara terpisah membantah adanya isu kelangkaan Minyak Tanah di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Malah dirinya mengaku kalau stok minyak tanah di Kabupaten Sumba Barat Daya cukup melimpah.

“Stok Minyak Tanah di Kabupaten Sumba Barat Daya masih melimpah malah stoknya mencapai 200 Kilo Liter sehingga tidak ada kelangkaan sama sekali,” katanya.

Sementara untuk kenaikan harga yang mencapai Rp 25.000 per botolnya,Taufiq Kurniawan hanya terjadi pada pengecer saja.

Sedang untuk harga di pangkalan sebutnya masih normal di kisaran harga Rp 6.000 hingga Rp 6.500.

Dirinya pun meminta masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya untuk mulai membeli Minyak Tanah di pangkalan resmi. ***

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625