NTTKreatif, KUPANG – Publik Nusa Tenggara Timur dikejutkan hasil seleksi Calon Taruna Akpol Polda NTT tahun 2024 yang belum lama ini keluar.

Dari 11 nama yang lolos ternyata sebagian besarnya berasal dari luar NTT.

">

Sontak saja, publik pun geram bahkan beberapa diantaranya menyatakan keheranannya dengan nada sarkasme.

Satu yang menarik adalah kalimat Nusa Tempat Titip yang menjadi plesetan dari singkatan NTT.

Salah? Tentu tidak jika kita berkaca pada realitas yang selama ini terjadi.

Banyak anak NTT nyatanya selalu gagal dalam seleksi termasuk Calon Taruna Akpol.

Mereka hanya sekedar hadir tapi bukan jadi inti tapi penghangat.

Iya hitung-hitung biar tidak disebut KKN. Apalagi ini menyangkut institusi Polri yang selama ini menjaga betul hal tersebut.

Kalau pun dalam seleksi anak NTT gagal, tamengnya iya kalah bersainglah, bodohlah atau apa pun itu bakal jadi senjata.

Kebetulan NTT ini kan selalu kalah dalam segala hal bahkan selalu disebut miskin dan bodoh kalau kata survey.

Tapi benarkah demikian? Tergantung melihat dari sudut yang mana. Toh selama ini banyak anak NTT yang hebat dan berhasil.

Kurangnya anak NTT ada pada jaringan kalau kita jeli menelisiknya lebih jauh.

Iya apapun kita, harus diakui kecerdasan dan kepintaran tidak lantas buat kita sukses. Butuh sentuhan jaringan atau lebih banyak orang menyebutnya orang dalam.

Keberadaan orang dalam bukan semata memberikan kenyamanan semata tapi lebih dari memberikan kita jaminan mendapat tempat yang istimewa.

Kendati praktik itu dinilai banyak pihak buruk namun nyatanya hal tersebut masih berlaku hingga kini.

Tidak percaya? Tanyakan saja kepada mereka yang masih ngagur. Banyak dari mereka akan memberikan alasan demikian.

Dan itu fakta. Lantas bagaimana kita menghilangkan praktik buruk semacam itu? Argh susah kalau itu masih mendara daging dan jadi kebiasaan yang dibenarkan.

Semoga fakta Calon Taruna Akpol menjadi pelajaran buat kita untuk terus memperbaiki diri lebih baik agar Nusa Tempat Titip tidak jadi kebenaran.***

 

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625