“Jadi dua persoalan ini mendesak yang mengharuskan kita untuk melakukan evaluasi. Kira-kira persoalan apa?” katanya.

Dirinya menambahkan jika dalam evaluasi tersebut ditemukan data yang tidak sesuai maka tentu pihaknya akan menghapus nama mereka dari daftar penerima, begitupun sebaliknya jika ditemukan ada yang masih layak menerima maka diupayakan untuk dimasukkan kembali sebagai penerima manfaat.

">

“Ini bukan janji. Kita mengusulkan tapi keputusan akhirnya di atas,” katanya.

Dirinya pun berharap dengan evaluasi ini bisa melahirkan data yang akurat dan tepat sasaran. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625