NTTKreatif.com, Orte – Biarawati asal Flores, Nagekeo, Suster Maria Silvia Bate, OSB, resmi ditunjuk sebagai pimpinan Monastero Benedettino di Orte atau Biara Benediktin Orte pada Minggu, 27 September 2026 lalu.
Suster Silvia menggantikan pimpinan sebelumnya, Madre Maria Giacinta di Maria, OSB, yang telah memasuki usia 89 tahun.
Penunjukan Suster Maria Silvia Bate sebagai kepala biara ditandai dengan Misa Pemberkatan Abas (Benedictio Abbatis) yang dipimpin oleh Uskup Castellana, Mgr. Marco Salvi, di Gereja Madonna delle Grazie, Orte.
Misa tersebut turut dihadiri oleh para pimpinan Gereja, Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, serta seluruh keluarga besar KBRI untuk Takhta Suci.
Ini menjadi momen istimewa bagi Indonesia.
Suster Maria Silvia Bate merupakan biarawati WNI pertama yang terpilih sebagai kepala biara di Italia. Pada umumnya, jabatan kepala biara di Italia diemban oleh biarawati berkewarganegaraan Italia.
“Kami turut bangga karena ada suster WNI yang pertama kali menjadi kepala biara,” kata Duta Besar Michael Trias Kuncahyono.
Suster Silvia sendiri terlahir di Maukeli telah mengabdikan diri sebagai seorang biarawati selama hampir 21 tahun. Pada bulan Juni 2003, Suster Silvia meninggalkan Kupang, Timor untuk bertugas di Orte, Italia.
“Saya bangga dan senang sekali, akhirnya Suster Silvia menggantikan saya. Delapan belas tahun, saya mempersiapkan dia,” kata Madre Maria Giacinta di Maria, OSB.
Monastero Benedettine di Orte atau Biara Benediktin Orte merupakan sebuah biara tertutup (clausura) yang terletak di Orte, Italia, dengan jumlah sebanyak 26 orang suster dimana 21 di antaranya adalah suster asal Indonesia. Biara ini didirikan oleh para pastor Ordo St. Jerome pada tahun 1573 – 1579. Lalu, pada tahun 1957, diserahkan kepada para Suster Benediktin sampai sekarang.***

