Sebutnya, kunjungan pimpinan korban penikaman itu merupakan dukungan moral.

Selain itu, perwakilan keluarga tersebut sangat mengharapkan dukungan lebih lanjut dari pihak pemerintah untuk menikdaklanjuti kelakuan tidak terpuji tersebut.

">

“Tentu kami keluarga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati yang sudah mengujungi korban, tentu ini dukungan moral karena beliau adalah bawahannya pada dinas P&K. Dan tentu kami sebagai keluarga mengharapakan dukungan yang lebih lanjut dari pihak pemerintah terkait dengan situasi ini, karena korban merupakan anggota korps ASN dan beliau mendapatkan insiden penikaman saat menjalankan tugas,” ungkapnya saat dihubungi wartawan nttkreatif.com pada selasa 17 Juni 2025 malam.

Bahkan tidak hanya dukungan dari pemerintah, Bene juga berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polres SBD.

Sebutnya agar kasus penikaman anggota ASN tersebut di proses secara terbuka, sehingga dapat memberikan rasa keadilan kepada korban.

“Dan kepada APH tentu kami mengharapakan proses ini diproses secara terbuka, siapapun yang terkait dimintai keterangan dan yang bersalah, pelaku bisa dihukum sesuai hukum yang berlaku. Sehingga memberikan rasa keadilan,” ungkapnya.**

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625