Demikian juga dengan potret Losta Institute, yang merekam tingkat popularitas Ratu Wulla sebesar 88,4 persen dengan tingkat kesukaan 91,2 persen.
Sementara popularitas Dominggus Dama sebesar 75,2 persen dengan tingkat kesukaan 85,5 persen. Sedangkan Adilalo popularitas hanya 69,3 persen dengan tingkat kesukaan 87,5 persen.
Sementara itu, Indekstat memotret Ratu Wulla meraih popularitas mencapai 90 persen dengan tingkat kesukaan diangka 77,2 persen.
Hasil Kerja Keras dan Terbukti Berkat Rekam Jejak
Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Sumba Barat Daya Thomas Tanggu Dendo menjelaskan, terkonsentrasinya pilihan publik Sumba Barat Daya pada Ratu Wulla didorong oleh rekam jejak dan kerja nyata selama menjabat sebagai Anggota DPR RI Periode 2019-2024.
“Potret dari ketiga lembaga survei tersebut merupakan hasil dari kerja politik nyata selama beliau menjabat sebagai Anggota DPR RI,” terangnya kepada wartawan belum lama ini.
Terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI Perjuangan Sumba Barat Daya Anus Kette meskipun survei bertujuan untuk memotret persepsi publik dalam kurun waktu tertentu, tetapi dari potret ketiga lembaga survei tersebut telah menunjukkan “peta jalan” dalam melihat dan menyikapi dinamika politik jelang Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Survei membantu kami agar kerja-kerja politik ke depan lebih terarah dan terukur,” tegasnya.***
|

Tinggalkan Balasan