NTTKreatif, TAMBOLAKA – Bakal calon Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Wulla Talu dan Bakal calon Wakil Bupati, Angga Kaka begitu mendominasi elektabilitas calon Bupati yang disurvei sejumlah lembaga survei belum lama ini.
Misalnya dalam Survei Charta Politika pada periode 29 April – 05 Mei 2024 misalnya menempatkan Ratu Wulla Talu menjadi nomor satu dengan raihan elektabilitas tertinggi di angka 30,3 persen, diikuti anggota DPRD Provinsi NTT Dominggus Dama 14 persen, dan Mantan Sekda SBD, Frans M Adilalo yang meraih 9,3 persen.
Hal serupa pun terjadi pada survei Losta Institute pada periode survei 17 – 22 Juni 2024 yang memotret elektabilitas Ratu Wulla Talu mencapai 50,5 persen.
Unggul dari Dominggus Dama yang punya elektabilitas 12,7 persen dan Frans M Adilalo dengan 11,8 persen.
Konsistensi tren elektabilitas Ratu Wulla kembali menguat di survei Indekstat pada periode 20 Juni 07 Juli 2024 dimana politisi Partai NasDem Ratu Wula Talu meraih elektabilitas sebesar 52 persen.
Penguatan elektabilitas juga terjadi pada Dominggus Dama 17,4 persen, sedangkan Adilalo mengalami penurunan elektabilitas menjadi 8,3 persen.
Namun, dari sejumlah survei tersebut ditemukan kalau prestase suara mengambang masih cukup tinggi, yakni 44,8 persen.
Sedangkan dari aspek popularitas dan kesukaan, ketiga lembaga survei tersebut sama-sama mendudukan Ratu Wulla Talu menjadi tokoh yang paling dikenal dari sejumlah nama- nama yang muncul dalam bursa Bakal Calon Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dimana Charta Politika merekam tingkat popularitas Ratu Wulla mencapai 95 persen dengan tingkat kesukaan 87 persen, diikuti Dominggus Dama dengan popularitas 84 persen dan tingkat kesukaan 87 persen, sedangkan Adilalo popularitas hanya 56 persen dengan kesukaan sebesar 85 persen.
Demikian juga dengan potret Losta Institute, yang merekam tingkat popularitas Ratu Wulla sebesar 88,4 persen dengan tingkat kesukaan 91,2 persen.
Sementara popularitas Dominggus Dama sebesar 75,2 persen dengan tingkat kesukaan 85,5 persen. Sedangkan Adilalo popularitas hanya 69,3 persen dengan tingkat kesukaan 87,5 persen.
Sementara itu, Indekstat memotret Ratu Wulla meraih popularitas mencapai 90 persen dengan tingkat kesukaan diangka 77,2 persen.
Hasil Kerja Keras dan Terbukti Berkat Rekam Jejak
Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Sumba Barat Daya Thomas Tanggu Dendo menjelaskan, terkonsentrasinya pilihan publik Sumba Barat Daya pada Ratu Wulla didorong oleh rekam jejak dan kerja nyata selama menjabat sebagai Anggota DPR RI Periode 2019-2024.
“Potret dari ketiga lembaga survei tersebut merupakan hasil dari kerja politik nyata selama beliau menjabat sebagai Anggota DPR RI,” terangnya kepada wartawan belum lama ini.
Terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI Perjuangan Sumba Barat Daya Anus Kette meskipun survei bertujuan untuk memotret persepsi publik dalam kurun waktu tertentu, tetapi dari potret ketiga lembaga survei tersebut telah menunjukkan “peta jalan” dalam melihat dan menyikapi dinamika politik jelang Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Survei membantu kami agar kerja-kerja politik ke depan lebih terarah dan terukur,” tegasnya.***
|

Tinggalkan Balasan