NTTKreatif.com, WEWEWA BARAT–Sebuah kios di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, dibobol pencuri pada Jumat 29 Mei, 2026 dini hari.
Ironisnya, aksi kriminal ini terjadi saat pemilik kios sedang tidak di rumah karena menghadiri persiapan pemakaman suami kakaknya.
Akibat insiden ini, pemilik kios yang dalam suasana berduka tersebut harus tambah menelan pil pahit kehilangan uang tunai puluhan juta rupiah serta sejumlah barang berharga.
Menurut informasi di lapangan, pelaku masuk dengan cara merusak slot pintu bagian samping kios. Setelah berhasil masuk, pelaku mengacak-acak isi lemari dan tempat tidur korban.
Berdasarkan data yang dihimpun, kerugian yang dialami korban, berupa uang tunai puluhan juta rupiah yang disimpan di lemari, di bawah kasur, dan bahkan celengan juga ikut dibongkar.
Tidak hanya itu, 1 unit laptop dan beberapa aksesoris emas serta sejumlah barang kios ikut curi.
Aksi pembobolan ini rupanya bukan yang pertama kali dicoba. Warga setempat membeberkan bahwa dalam beberapa malam terakhir, kios tersebut sudah menjadi incaran para pelaku yang diduga berjumlah empat orang.
“Beberapa malam lalu, pintu depan kios ini sempat ditendang oleh sekitar empat orang. Tapi waktu itu gagal karena anak perempuan pemilik kios ada di dalam dan langsung menelepon ibunya yang sedang berada di tempat duka
“Katanya itu beberapa malam terakhir ini sudah ada memang yang tendang ini pintu bagian depan. Di dalam kios dia punya anak nona yang ada, karena mendengar ada sekitar 4 orang yang tendang pintu dia langsung telefon dia punya mama yang ada di kematian,” ungkap salah seorang warga di lokasi kejadian.
Kasus ini sontak memicu simpati sekaligus keresahan bagi warga Desa Kabali Dana. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kios sekaligus memberikan dukungan moral kepada korban yang sedang tertimpa musibah berlapis.
Kejadian ini juga menambah panjang daftar kriminalitas di wilayah tersebut, setelah sebelumnya warga sempat kehilangan satu unit sepeda motor.
Menanggapi situasi ini, masyarakat berharap pihak kepolisian setempat untuk segera bertindak dan rutin menggelar patroli malam.
Hingga berita ini diturunkan, identitas para pelaku masih dalam penyelidikan, sementara pihak keluarga korban masih fokus menyelesaikan prosesi pemakaman hari ini.***
|


