NTTKreatif, Larantuka – Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) merayakan puncak Dies Natalis ke-15 pada Rabu, 11 September 2024, dengan tema “Transformasi Bersama Kaum Muda Menuju Pendidikan yang Berdaya Ubah.”

Acara yang berlangsung di pelataran IKTL pada pukul 15.00 WITA ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika, alumni, serta Sekretaris Yayasan Hendricus Leven.

">

Dalam sambutannya, Koordinator Dies Natalis, Bernadus Bin Frans Resi, M.Pd., menekankan pentingnya momen ini sebagai refleksi bagi seluruh warga kampus untuk terus bertransformasi demi pendidikan yang lebih baik.

Perwakilan yayasan, Ande Kelen, juga menyampaikan kilas balik sejarah berdirinya IKTL, mengingatkan perjuangan awal yang penuh tantangan.

“IKTL berdiri berkat tekad dan kerja keras. Harapan saya, semoga kita semua tetap kompak dan menjaga persaudaraan untuk memajukan IKTL,” ujarnya.

Vinsensius K. Lemba, perwakilan dosen, menambahkan bahwa semangat kekompakan dan penghargaan terhadap para pendiri harus terus dijaga.

Sementara itu, Tobias Tube Kleden, perwakilan pegawai pertama IKTL, menceritakan kisah awal berdirinya lembaga ini, di mana mereka bekerja dengan peran ganda dalam membangun IKTL.

Basten, perwakilan alumni angkatan pertama, mengungkapkan kenangannya ketika perkuliahan masih dilakukan di bawah pohon atau menumpang di sekolah-sekolah seperti SDK Waibalun dan SMP Ratu Damai.

Mantan Rektor IKTL ke-3, Kristoforus Ado Aran, M.Pd., dalam sambutannya berharap agar seluruh civitas akademika dapat “berjabat hati” untuk terus mengembangkan IKTL ke depan.

Rektor IKTL saat ini, Dr. Imelda Oliva Wissang, M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan IKTL selama 15 tahun.

“Dies Natalis ini menjadi momentum bagi kita untuk bertransformasi bersama, menciptakan pendidikan yang berintegritas dan penuh inovasi. Semoga kita semua bisa merefleksikan diri dan terus berkreativitas sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Imelda.

Acara puncak ini juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada dosen dan mahasiswa berprestasi. Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori, seperti skor SINTA tertinggi, jumlah karya buku terbanyak, dan penerima hibah terbanyak.

Penghargaan dosen dengan skor SINTA tertinggi diberikan kepada Roberta Uron Hurit, S.Si., M.Pd., disusul oleh Dr. Imelda Oliva Wissang, M.Pd., dan Vinsensius K. Lemba, S.Fil., M.Pd.

Untuk kategori mahasiswa, program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) berhasil memenangkan lomba bola voli, diikuti oleh program studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) di posisi kedua.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Rektor IKTL, Dr. Imelda Oliva Wissang, M.Pd., yang diberikan kepada Sekretaris Yayasan Ande Kelen dan mantan rektor Kristoforus Ado Aran.

Kegiatan ini diakhiri dengan ramah tamah yang mempererat kebersamaan seluruh civitas akademika dan tamu undangan.

Perayaan Dies Natalis ke-15 ini bukan hanya menjadi selebrasi, tetapi juga ajang refleksi bagi IKTL untuk terus bertransformasi menuju pendidikan yang lebih inovatif dan berdaya saing.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625