Setelah akhirnya menetas hama ini dapat mengungsi pada batang padi lainnya.
Jika tidak segera diatasi, populasi hama putih palsu tersebut menjadi banyak hingga akhirnya merugikan para petani.
Dilansir nttkreatif.com dari berbagai sumber, hama putih palsu pada tanaman padi ini ternyata tidak dapat diobati.
Namun, Yang perluh dilakukan para petani hanyala mencegah terjadi hama tersebut pada tanaman padi.
Caranya, para petani harus memastikan disekitaran tanaman padi tidak terdapat rumput liar yang menjadi tempat persembunyian hama tersebut.
Selain itu, penggunaan pupuk nitrogen (Urea) yang berlebihan juga harus dihindari.
Sementara jika petani telah mengalami adanya hama putih palsu pada tanaman padi tersebut, penyemprotan untuk menguranginya harus dilakukan pada pagi atau sore hari.
Penyemprotan hama tersebut, dapat digunakan para petani dengan obat yang pernah digunakan. Namun harus memastikan cara penggunaanya sesuai anjuran yang berlaku.
Tanaman padi yang terserang pada fase ini dapat pulih jika air dan pupuk dikelola dengan baik.***
|
