NTTKreatif.com, TAMBOLAKA – Musim hujan menjadi salah satu musim yang penting bagi para petani.

Pada musim ini, para petani ladang sawah berlomba-lomba membajak sawah untuk melakukan penanaman tanaman padi.

">

Seperti pada sejumlah petani di wilayah Kecamatan Wewewa pada umumnya di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) NTT.

Namun, usai para petani melakukan penanaman tanaman padi, sejumlah hama akhirnya menjadi tantangan terberat bagi petani.

Salah satunya ialah hama putih palsu yang dialami petani disetiap musim usai menanam padi.

Hama putih palsu ini, dapat menyebabkan berkurangnya hasil panen bagi petani.

Pasalanya, hama ini menyerang pucuk tanaman padi, sehingga mengakibatkan tanaman padi tersebut menjadi layu hingga mati.

Awalnya, hama ini menempel pada dedaunan padi bagian pucuk untuk bertelur hingga menetas.

Sebelum akhirnya menetas, hama ini menghisap dedaunan padi yang hijau hingga pada akhirnya dedaunan padi tersebut menjadi putih.

Setelah akhirnya menetas hama ini dapat mengungsi pada batang padi lainnya.

Jika tidak segera diatasi, populasi hama putih palsu tersebut menjadi banyak hingga akhirnya merugikan para petani.

Dilansir nttkreatif.com dari berbagai sumber, hama putih palsu pada tanaman padi ini ternyata tidak dapat diobati.

Namun, Yang perluh dilakukan para petani hanyala mencegah terjadi hama tersebut pada tanaman padi.

Caranya, para petani harus memastikan disekitaran tanaman padi tidak terdapat rumput liar yang menjadi tempat persembunyian hama tersebut.

Selain itu, penggunaan pupuk nitrogen (Urea) yang berlebihan juga harus dihindari.

Sementara jika petani telah mengalami adanya hama putih palsu pada tanaman padi tersebut, penyemprotan untuk menguranginya harus dilakukan pada pagi atau sore hari.

Penyemprotan hama tersebut, dapat digunakan para petani dengan obat yang pernah digunakan. Namun harus memastikan cara penggunaanya sesuai anjuran yang berlaku.

Tanaman padi yang terserang pada fase ini dapat pulih jika air dan pupuk dikelola dengan baik.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625