NTTKreatif, Waingapu– Sebuah video yang beredar luas di media sosial pada Minggu, 6 September 2026 membuat heboh warga Kabupaten Sumba Timur. Dalam video siaran langsung di media sosial Facebook, terlihat dua orang terduga pelaku pencurian sapi beserta 1 unit mobil pick up nyaris menjadi sasaran amukan massa di Desa Praibakul, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur.
Dalam rekaman video berdurasi 44.15 menit yang beredar luar di berbagai platform tampak puluhan warga berkumpul dengan nada emosi tinggi mengelilingi lokasi kejadian. Ketegangan memuncak saat massa yang tersulut emosi berusaha mendekati oknum aparat tersebut.
Peristiwa penangkapan terjadi sekitar pukul 10.45 WITA di Desa Praibakul. Warga setempat mengaku curiga dengan aktivitas sebuah mobil pick up yang melintas dan diduga digunakan untuk mengangkut sapi hasil curian.
Massa yang sudah resah karena maraknya kasus pencurian ternak di wilayah itu langsung menghadang kendaraan tersebut. Situasi sempat memanas karena warga terus berdatangan ke lokasi. Untuk mencegah main hakim sendiri, warga akhirnya menggiring sapi dan mobil pick up tersebut ke pos polisi terdekat.
Terekam dalam video siaran langsung, proses pengamanan dilakukan bersama aparat di lapangan, termasuk anggota Babinsa dan personel kepolisian.
Yang membuat video ini viral adalah narasi dalam siaran langsung akun Facebook Wulang Nngadu. Dalam siaran itu disebutkan bahwa mobil pick up yang diamankan diduga merupakan milik seorang oknum anggota kepolisian yang disebut bernama Budi.
“Orang Praibakul tangkap pencuri di Kambatu, ini dia orangnya. Dia Polisi,” kata perekam video tersebut dikutip dari video live streaming akun facebook @Wulang Nngadu.
Hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai status kepemilikan kendaraan dan keterlibatan pihak yang disebutkan tersebut masih memerlukan klarifikasi resmi dari pihak berwenang
Belum ada keterangan resmi dari Polres Sumba Timur terkait kronologi lengkap kejadian, identitas para pihak yang diamankan, status sapi yang diduga dicuri, maupun kepemilikan kendaraan pick up tersebut.
Kasus ini muncul di tengah kekhawatiran warga Sumba Timur terhadap pencurian ternak yang semakin marak. Sebelumnya, media lokal juga menyorot pencurian sapi dan kerbau yang terjadi di siang hari.
Mantan Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa, sebelumnya pernah mengapresiasi kerja sama warga dan polisi dalam menggagalkan pencurian 7 ekor kerbau di Kecamatan Lewa pada Juli 2026. Polisi juga terus mengimbau warga agar tidak melakukan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan ke aparat penegak hukum.
Sampai saat ini warta polri masih terus berupaya menghimpun informasi dan meminta klarifikasi dari pihak kepolisian serta pihak terkait.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan cros cek terkait dugaan keterlibatan oknum anggota polisi dalam kasus tersebut.
“Mohon waktu kami cek dulu ya bapak,” ujar Kapolres Sumba Timur yang dihubungi media ini melalui via WhatsApp, pada Minggu sore (6/9/2026).
Masyarakat Desa Praibakul berharap kasus ini diusut tuntas secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.***
DILARANG KERAS!! Mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin NTTKREATIF.COM
Keberatan/Sanggahan? Kirim ke: nagagayamultimedia@gmail.com
