NTTKreatif.com, Tambolaka – Kwarcab Pramuka SBD, NTT mendadak jadi sorotan publik usai muncul isu miring soal dugaan penyalagunaan anggaran oleh salah satu petingginya.

Isu miring tersebut muncul pasca kepulangan rombongan peserta Jamda di Kupang dan Jamnas di Jakarta belum lama ini.

Isu ini pertama kali muncul di media sosial facebook setelah akun anonim membuka borok kondisi para peserta dan pendamping Jambore yang disebut tidak mendapatkan pelayanan maksimal dengan menyertakan dokumentasi para peserta yang sedang tertidur beralaskan lantai.

Tidak hanya itu, mereka juga menyoroti penggunaan anggaran yang dikelola oleh Ketua Kontingen sekaligus Sekretaris Kwarcab Pramuka SBD, Marsel Juma Kalimandang yang dinilai tidak transparan dan cenderung dikelola sendiri.

Sejumlah sumber pun kemudian membenarkan informasi tersebut seperti yang disampaikan salah satu sumber yang tidak ingin namanya dipublikasikan.

Menurutnya, dalam pengelolaan keuangan selama kegiatan, ketua kontingen tidak sekalipun membeberkan rincian anggaran yang digunakan.

Bahkan mereka menunding ada mark up harga yang dilakukan Marsel. Mereka mencontohkan pada pembiayaan homestay yang menurut mereka tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

“Kami ambil contoh tempat penginapan. Tidak seperti harga yang ada karena kondisi sempit dan jauh dari kata layak dengan harga begitu. Itu belum termasuk dengan makan minum dan kami pastikan hal yang sama pun dialami oleh para peserta,” katanya.

Selain mengulik soal anggaran, narasumber itu juga menyoroti soal posisi Marsel yang disebut mereka tidak layak menjadi pengelola jika merujuk pada AD/RT pramuka pada umumnya.

“Beliau seperti memaksakan diri jadi bendahara. Semua dia yang atur. Padahal dari struktur kan tidak begitu masih ada jabatan lain yang harusnya kelola itu anggaran misalnya bendahara atau jabatan lainnya,” ungkap mereka kesal.

Bantah Keras

i

DILARANG KERAS!! Mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin NTTKREATIF.COM

Keberatan/Sanggahan? Kirim ke: nagagayamultimedia@gmail.com