“Masalah apa yang tadi kamu bilang. Data bermasalah, dapodik bermasalah. Orang sudah datang minta tanda tangan untuk proses mereka punya tunjangan. Lain kamu kasih yang lain kamu tidak kasih. Kamu ingat tidak pertemuan dengan Kepsek mereka itu, Kamu bilang profesional untuk tanda tangan berkas mereka. Waktu itu kamu bilang kamu tidak bisa proses karena tidak ada absen. Sekarang orang lengkap absen kenapa kamu tidak proses,” ungkapnya heran.
Namun apa yang disampaikan Bupati itu malah dibantah oleh Katty dengan menyebut kalau pihaknya bukan pengendali atas tunjangan para guru dengan kembali menyentil masalah dapodik yang disebutnya tidak stagnan dan cenderung berubah setiap harinya.
Jawaban itu pun kemudian membuat Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla kembali naik pitam dan mendesak Katty untuk menjelaskan duduk masalahnya.
“Apa yang saya perlakukan kamu. Ini menyangkut nasib orang. Nasib orang kau persulit. Ada bukti berbulan-bulan kamu tidak proses. Orang sudah mengeluh di saya,” ungkapnya lagi heran.
Namun demikian, jawaban itu malah membuat Katty terus mengelak dan mengatakan kalau dirinya sudah melakukan tugas sebagaimana mestinya. ***
|
