NTTKreatif.com, Tambolaka– Persoalan tunjangan guru yang belum dibayarkan kepada para guru ternyata berbuntut panjang. Bagaimana tidak, temuan yang demikian membuat Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla kembali melakukan sidak ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan SBD, Selasa 1 Juli 2024 siang tadi.
Sidak tersebut dilakukan usai dirinya masih mendapatkan laporan dari sejumlah guru yang hingga kini belum mendapatkan apa yang menjadi haknya.
Saat dirinya beraudience dengan bendahara, Katty untuk menanyakan perihal masalah tersebut, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla malah dibuat bingung dengan jawaban yang diberikan.
Pasalnya, diawal Katty menerangkan kalau belum diprosesnya pencairan tunjangan guru tersebut dikarenakan ada data guru yang bermasalah di dapodik. Namun pernyataan tersebut dibantah oleh operator yang mengaku kalau dirinya tidak menemukan masalah apapun di Dapodik.
Jawaban tersebut pun kemudian membuat Katty langsung meralat ucapannya dengan menyebut kalau sebenarnya persoalan belum diprosesnya tunjangan beberapa guru tersebut dikarenakan mereka tidak pernah mengajar terlibat dalam proses belajar mengajar karena ada guru yang kemudian menjadi pejabat kepala desa.
Hal tersebut pun mematik amarah Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla yang di kesempatan tersebut masih mengingat syarat pengurusan tunjangan guru sebagaimana yang disampaikan Katty beberapa waktu lalu.
“Masalah apa yang tadi kamu bilang. Data bermasalah, dapodik bermasalah. Orang sudah datang minta tanda tangan untuk proses mereka punya tunjangan. Lain kamu kasih yang lain kamu tidak kasih. Kamu ingat tidak pertemuan dengan Kepsek mereka itu, Kamu bilang profesional untuk tanda tangan berkas mereka. Waktu itu kamu bilang kamu tidak bisa proses karena tidak ada absen. Sekarang orang lengkap absen kenapa kamu tidak proses,” ungkapnya heran.
Namun apa yang disampaikan Bupati itu malah dibantah oleh Katty dengan menyebut kalau pihaknya bukan pengendali atas tunjangan para guru dengan kembali menyentil masalah dapodik yang disebutnya tidak stagnan dan cenderung berubah setiap harinya.
Jawaban itu pun kemudian membuat Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla kembali naik pitam dan mendesak Katty untuk menjelaskan duduk masalahnya.
“Apa yang saya perlakukan kamu. Ini menyangkut nasib orang. Nasib orang kau persulit. Ada bukti berbulan-bulan kamu tidak proses. Orang sudah mengeluh di saya,” ungkapnya lagi heran.
Namun demikian, jawaban itu malah membuat Katty terus mengelak dan mengatakan kalau dirinya sudah melakukan tugas sebagaimana mestinya. ***
|
