Menurut Anton Doni, pembentukan kelembagaan koperasi di Flores Timur menjadi langkah awal sebelum memasuki tahap operasional. Pemerintah daerah kini menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait tata cara penyelenggaraan koperasi tersebut.

“Apa yang disampaikan Presiden dalam peluncuran tadi hendaknya menjadi semangat bagi kita untuk membentuk, mendampingi, dan menghidupkan Koperasi Merah Putih di Flores Timur,” ujarnya.

">

Sambil menunggu juknis, Anton Doni meminta dinas teknis dan para pendamping segera merumuskan unit-unit usaha yang sesuai dengan potensi dan keunggulan masing-masing desa maupun kelurahan.

“Bentuklah unit usaha yang layak secara bisnis. Rumuskan rencana usaha yang matang agar koperasi ini benar-benar hidup dan bermanfaat, tidak sekadar papan nama seperti yang banyak terjadi pada BUMDes kita,” kata Anton.

Acara peluncuran di Flores Timur digelar di Aula Sekretariat Daerah dan dihadiri Sekretaris Daerah Petrus Pedo Maran, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sri Ardi Rahayu, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala dinas teknis, camat, serta perwakilan kepala desa dan kelurahan.*(Ell)

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625