NTTKreatif, TAMBOLAKA – Dua mantan Bupati SBD, dr Kornelius Kodi Mete dan Markus Dairo Talu belakangan rutin hadir dalam setiap kampanye pasangan calon Bupati, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan calon Wakil Bupati, Dominikus A. Rangga Kaka di berbagai titik di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Hal ini tidak lepas dari jabatan yang diemban keduanya yang kini masih menjabat sebagai ketua partai di Partai NasDem dan PDI Perjuangan.

">

Menariknya, selain hadir kedua tokoh politik itu juga menjadi juru kampanye untuk kedua figur yang diusung Partai NasDem, PDI Perjuangan, Perindo, PKB dan PKS tersebut.

Tak pelak, kehadiran keduanya di panggung politik tersebut menjadi sesuatu yang dinantikan-nantikan oleh publik.

Mengingat kedua figur tersebut masih memiliki basis massa yang cukup signifikan kendati di masa kepemimpinan keduanya sama-sama meninggalkan PR buat daerah dengan sejumlah program yang urung dikerjakan.

Hal ini pun diakui sendiri oleh dr Kornelius Kodi Mete dalam setiap kesempatan pertemuan terbatas yang menyebut banyak program yang belum bisa dikerjakan ia dan Marthen Christian Taka saat memimpin SBD lima tahun kemarin.

Dirinya mencontohkan desa berair dan desa bercahaya.

“Kami akui banyak yang kurang di masa kepemimpinan kami. Banyak hal yang belum bisa kami buat,” katanya kepada masyarakat saat pertemuan terbatas di Kalena Wanno, Kota Tambolaka, Sabtu 12 Oktober 2024 kemarin.

Namun begitu, dirinya berkeyakinan semua kekurangan tersebut bisa diselesaikan oleh Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Dominikus A Rangga Kaka atau Paket Ratu Angga jika dipercayakan masyarakat.

Dirinya menyebut hal tersebut dapat dilihat dari sepak terjang dan kerja yang dilakukan kedua figur saat dipercayakan menjadi Anggota DPR RI dan DPRD Provinsi di periode kemarin.

“Pasti. Kita pilih yang pasti-pasti saja. Dan saya menyakini Paket Ratu Angga bisa menyelesaikan apa yang kami tinggalkan,” pungkasnya.

Setali tiga uang, Markus Dairo Talu yang juga mantan Bupati SBD di kesempatan yang sama menyebut kalau masyarakat tidak akan salah jika memilih kedua figur tersebut jika ingin daerah tersebut maju.

“Yang salah memilih iya salah sendiri kalau kemudian daerah ini tidak maju. Karena kita mengabaikan kedua figur hebat yang punya jaringan bagus sampai di pusat,” ingatnya. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625