Selain itu, katanya kehadiran mereka juga ingin mengadukan oknum yang mengatasnamakan wartawan JD yang selama ini terkesan memaksa sejumlah kasus yang ada di desanya.
Bahkan ketika aduannya itu tidak diterima, dirinya malah membuat siaran langsung untuk menyudutkan institusi mitra media seperti Kepolisian, TNI dan Kejaksaan.
“Selain institusi tadi. Beberapa dinas dan badan pun diketahui mengalami hal yang sama. Bahkan beberapa mengaku ke kami. Kami tidak mau profesi ini dilecehkan dengan kerja-kerja diluar kode etik. Bagaimana pun sebagai mitra tugas kita hanya menulis bukan memaksa orang untuk mengikuti apa yang jadi keinginan kita. Kami malu sebagai jurnalis ada oknum yang mengatasnamakan wartawan seperti itu,” tambahnya.
Sementara itu, Kanit Tipidter Satreskrim Polres SBD, Bripka Muhammad Nur di kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil para Pewarta SBD.
“Terima kasih sudah datang. Kami akan cermati aduan teman-teman,” katanya. ***
|

Tinggalkan Balasan