Tak hanya hiburan, festival ini juga menjadi ajang promosi potensi wisata desa yang belum banyak dikenal publik. Lewomada memiliki sejumlah spot alam yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari perbukitan hingga kawasan kebun rakyat.

Dominikus menjelaskan, salah satu tujuan utama dari festival ini adalah mendorong geliat ekonomi lokal melalui promosi pariwisata.

">

“Kami ingin memperkenalkan destinasi wisata di Lewomada. Jika orang datang dan tahu tempat ini, otomatis roda ekonomi warga juga akan bergerak,” ungkapnya.

Meski keterbatasan dana menjadi tantangan tersendiri, semangat warga Lewomada tetap menyala. Gotong royong menjadi kunci dalam mewujudkan festival ini tanpa harus mengandalkan dana besar dari luar.

Pemerintah desa juga berharap, kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan yang lebih terencana dan didukung oleh lebih banyak pihak di masa mendatang, termasuk dari sektor swasta dan pemerintah daerah.

“Ini langkah awal. Ke depan kami berharap bisa lebih besar, lebih meriah, dan berdampak lebih luas bagi masyarakat Lewomada,” pungkas Dominikus.*(Ell).

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625