“Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan sehingga dapat mendorong tumbuhnya seni pertunjukan di kalangan pelajar,” katanya.

Pihak Disparbud menyiapkan apresiasi bagi enam penampilan terbaik. Namun, menurut Silvester, semua peserta adalah “talenta terbaik” karena berani tampil dan mengekspresikan diri di panggung.

">

Sementara Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, membuka sambutannya dengan dengan sebuah pantun yang diiringi tepuk tangan dari para Peserta dan penonton

“Manis-manis Oa Larantuka, hangat malam memoles manja. Jauh-jauh lintas lautan, nyong dan neng tamu dari Bandung selamat datang.” sebut dia.

Dalam sambutannya, Bupati Doni menekankan pentingnya ruang berekspresi bagi generasi muda. Ia menilai, tanpa ruang seperti ini, anak-anak berisiko terjebak dalam kegiatan negatif.

“Anak-anak zaman sekarang membutuhkan wadah untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya. Dengan begitu, mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang seimbang dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Festival ini menjadi bagian dari program Disparbud Flores Timur tahun anggaran 2025 dan diharapkan menjadi agenda tahunan untuk melahirkan generasi emas Indonesia melaluiseni dan budaya.*(Ell).

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625