Pernyataan itu pun ditanggapi kepsek itu dengan menyebut kalau Soleman Lende Dappa hanya meminta Rp20 juta saja waktu itu yang kemudian ditanggapi Soleman dengan menyebut sang kepsek pembohong.
Dirinya bahkan sampai mengancam akan memecat sang kepsek dan memintanya untuk memberikan uang pencairan dana BOS termin dua tanpa potongan apa pun kepadanya.
“Saya minta wou, jangan wou punya mulut suka putar balik begitu, saya paling tidak suka orang yang putar balek begitu. saya ini pimpinanmu. Wou bilang nanti kasih 25 ini rikson juga dengan juga dan dia ada dengan saya sekarang. Tapi wou selalu putar balek dengan saya tidak apa-apa. Tapi jangan sampai dia memuncak satu kali, maka nol sudah, kosong betul betul sudah, saya pecat kau dengan tidak hormat. Saya ikuti sekarang tapi berikutnya tidak boleh kurang satu sen pun untuk termin dua. Saya kasih peringatan terakhir untuk wou. Saya terima ini tapi termin dua wou kasih 40 karena uang yang masuk 80 lebih. Sudah mengerti belum?” ancamnya.
Tidak hanya sekali, di bagian lainnya, Soleman Lende Dappa pun mengungkapkan kalau perbuatan sang kepsek itu benar-benar membuatnya marah besar.
Sampai-sampai dirinya kembali menebar ancaman kalau nanti dirinya tidak akan memberikan bagian untuk kepsek lagi mengingat dirinya saat ini juga dituntut membayar hutang sapi.
“Jadi wou terus mengatur saya, saya tenang-tenang saja. Tapu kalau saya punya batas kesabaran abis makan tidak ada lagi bagianmu. Nol. Jadi silahkan kau jalan sekarang. Tapi termin dua kau tidak boleh kurang satu rupiah lagi harus 40. Kau serahkan itu supaya saya bisa selesaikan ini utang apa-apa yang lain ini. Untuk sapi saja ini terima ini mau bayar sapi lagi,” tambahnya.
Mendengar hal tersebut sang kepsek pun lantas meminta maaf dengan menyebut kalau dirinya saat ini juga tengah mengurus acara kedukaan di kampungnya.
“Ya silahkan, tapi semua orang juga susah to. Saya itu tetap bersabar dengan kalian. Kalian atur saya tidak apa-apa. Cuma yang saya minta termin dua kau serahkan 40 ke saya,” sergah Soleman Lende Dappa lagi.***
|
