Lalu bagaimana dengan Partai Demokrat? Hingga narasi ini ditulis partai Demokrat terlihat belum memberikan signal dukungan buat siapa.
Dengan 1 kursi di DPRD SBD, Partai Demokrat tentu punya bargaining positionnya sendiri untuk bergabung di koalisi yang mana diantara dua pasangan calon tersebut.
Mengingat, Partai Demokrat tidak bisa lagi membentuk koalisi baru dengan satu kursi miliknya.
Tidak mengherankan jika muncul kabar Partai Demokrat bakal berlabuh ke pasangan Frans M Adilalo dan Jeremia Tanggu.
Kendati belum ada pernyataan resmi dari partai tanda-tanda tersebut sudah mulai tercium oleh publik.
Jika itu terjadi maka komposisi 19 kursi dan 16 kursi di Pilkada SBD kian dekat dan bakalan rampung dalam waktu dekat.
Head to Head, Sejarah Baru di SBD
Dengan semakin rampungnya koalisi tersebut maka dipastikan sejarah baru tercipta di Pilkada SBD dengan hanya menghadirkan 2 pasang calon saja.
Itu jauh berbeda dengan Pilkada SBD di tahun 2018 yang masih diikuti oleh 3 pasang calon. Begitupun di Pilkada SBD tahun 2013 silam.
Kondisi tersebut membuat masyarakat hanya punya pilihan pada paket Ratu Angga atau paket Rakyat tanpa ada pilihan lain di luar itu. Pilihan ada di tangan masyarakat dengan One Man One Vote. ***
|

Tinggalkan Balasan