Ignas juga menyinggung soal etika profesi, kerahasiaan pasien, serta pentingnya sikap jujur dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan medis. Ia berharap Musda ini tidak hanya menjadi forum regenerasi kepengurusan, tetapi juga sebagai momentum refleksi atas pengabdian para perawat.

“Perlakukan semua pasien dengan sama. Sebagaimana kami di pemerintahan juga berjuang maksimal dengan anggaran yang terbatas, kalian juga melayani dengan keterbatasan tenaga dan fasilitas. Tapi pelayanan terbaik harus tetap dijaga,” pesannya.

">

Wabup Ignas tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang selama ini telah bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan seringkali tanpa sorotan publik.

“Perawat adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Saya percaya, kalian melayani bukan demi popularitas, tapi karena hati yang tulus. Itu yang membuat profesi ini begitu mulia,” tutupnya.

Musda PPNI ke-VI ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat profesionalisme perawat di Flores Timur serta mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan yang lebih humanis dan berkualitas.*(Ell)

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625