Dalam sambutannya, Wakil Bupati SBD menegaskan bahwa kemiskinan masih menjadi tantangan serius yang perlu ditangani melalui upaya kolaboratif dan kebijakan yang tepat sasaran.
“Kemiskinan masih menjadi tantangan besar bagi kita di Kabupaten Sumba Barat Daya. Berbagai upaya penanggulangan telah kita lakukan, namun masih diperlukan langkah-langkah yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penyusunan RPKD Tahun 2025–2029 ini sangat penting sebagai dokumen strategis yang menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah kita,” tegasnya.
Forum Konsultasi Publik ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah, lembaga masyarakat, akademisi, serta mitra pembangunan.
Seluruh peserta diharapkan memberikan masukan konstruktif agar dokumen RPKD yang disusun mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta tantangan kesejahteraan masyarakat secara tepat.***
|
