NTTKreatif.com, Tambolaka – Pemkab SBD di bawah kepemimpinan Bupati, Ratu Wulla Talu dan Wakil Bupati, Dominikus A Rangga Kaka mulai menerapkan aturan ketat buat ASN.
Aturan tersebut tidak lain soal kedisiplinan ASN. Pasalnya, sejak memimpin medio Februari silam, kedisiplinan ASN lingkup Pemkab SBD masih terlihat longgar dan terkesan jauh dari harapan.
Masih banyak ASN yang masuk kantor sesuka hati mereka. Imbasnya, pelayanan publik di kantor pemerintahan menjadi terganggu.
Padahal dalam setiap kesempatan, Bupati, Ratu Wulla Talu selalu menekankan pentingnya kedisiplinan bagi ASN bahkan di apel pada awal Desember lalu, dirinya sampai mengatakan kalau di masa transisi, kedisiplinan masih belum maksimal maka tidak untuk tahun 2026 mendatang.
“Ini masa transisi sehingga kita boleh kendor tapi tahun 2026 kita akan terapkan disiplin yang ketat,” katanya.
Dirinya mengatakan hal ini penting sebagai bentuk komitmen para ASN untuk bisa bekerja maksimal membangun daerah tersebut terlebih ASN sebutnya digaji dari uang negara.
Baginya dengan banyaknya ASN di SBD, tidak ada istilah SBD tertinggal. SBD harusnya lebih maju dari daerah lainnya di NTT maupun Indonesia apalagi SBD sebutnya memiliki banyak potensi yang jika dikerjakan bersama maka itu akan berdampak buat kesejahteraan masyarakat.
|
