“Bantuan ini diberikan ini harus digunakan sebaik mungkin. Tidak boleh ada yang jual supaya bisa membantu bapa mama dan menutupi kekurangan bapa mama supaya bisa berdaya. Jangan sampai bapa mama karena keterbatasan, kita dianggap beban buat keluarga,” ungkapnya mengingatkan.

Hal ini ungkapnya penting agar dalam pembangunan daerah semua pihak bisa berkontribusi untuk kemajuan daerah khususnya di Sumba Barat Daya.

">

“Ini bagian dari kontribusi kita buat Sumba Barat Daya dengan kapasitas kita masing-masing termasuk juga wartawan,” tambahnya.

Tidak hanya para penerima, di kesempatan itu, Bupati Ratu juga meminta Dinas Sosial untuk rutin melakukan pengawasan terhadap bantuan yang diberi agar menghindarkan bantuan tersebut tidak digunakan baik oleh para penerima.

“Dinas Sosial harus rutin cek. Juga ada Yayasan Harapan Sumba, saya minta bantuan untuk awasi bantuan yang diberikan tersebut supaya nanti bermanfaat buat bapa mama yang hadir,” pungkasnya lagi.

Sebelumnya, dalam laporannya, Kadis Sosial, Lukas Pati Mone mengatakan untuk bantuan yang diberikan tersebut menyasar pada dua segmen penerima masing-masing untuk Kaum Disabilitas dan penyandang kesejahteraan.

Khusus untuk kaum disabilitas, katanya penerimanya berjumlah 9 orang dengan rincian bengkel dua orang, tukang dua orang dan 5 penenun. Sementara untuk penyandang kesejahteraan sebanyak 8 orang yang kesemuanya mendapatkan bantuan alat pertukangan. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625