NTTKreatif.com, Tambolaka – Bupati SBD, Ratu Wulla Talu, Selasa, 23 Desember 2025 pagi menyerahkan bantuan sosial kepada 17 warga SBD yang tergolong sebagai penyandang kesejahteraan sosial dan Disabilitas.
Bantuan yang berupa alat pertukangan, bahan tenun dan perbengkelan diserahkan di Rujab Bupati SBD dan disaksikan oleh Kadis Sosial, Lukas Pati Mone, Kabid Rehabilitasi, Paskalis Bio dan Yayasan Harapan Sumba sebagai mitra dan sejumlah penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati SBD, Ratu Wulla Talu menyebut kalau bantuan yang diberikan tersebut adalah bukti kehadiran Pemkab SBD buat masyarakat tanpa terkecuali.
Menurutnya saat masyarakat kesulitan, Pemerintah sudah seharusnya memberikan bantuan kepada masyarakat karena hal tersebut adalah tnaggung jawab Pemerintah seperti yang dilakukan pihaknya saat ini.
“Ini komitmen Pemerintah. Semua akan diberi perhatian oleh Pemerintah tanpa terkecuali baik itu nelayan, petani dan lain sebagainya. Semuanya diperhatikannya mau dia sebagai apapun sudah pasti menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan pelayanan yang seadil-adilnya dan juga khusus bagi para penyandang disabilitas yang kini jadi prioritas perhatian pemerintah,” katanya.
Selain itu, ungkap Politisi Partai NasDem, pemberian bantuan ini juga adalah bentuk komitmen Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakatnya sekaligus mengurangi beban buat keluarganya masing-masing.
Diriya pun berharap bantuan yang diberikan tersebut nantinya bisa digunakan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat guna mencapai kesejahteraan.
“Bantuan ini diberikan ini harus digunakan sebaik mungkin. Tidak boleh ada yang jual supaya bisa membantu bapa mama dan menutupi kekurangan bapa mama supaya bisa berdaya. Jangan sampai bapa mama karena keterbatasan, kita dianggap beban buat keluarga,” ungkapnya mengingatkan.
Hal ini ungkapnya penting agar dalam pembangunan daerah semua pihak bisa berkontribusi untuk kemajuan daerah khususnya di Sumba Barat Daya.
“Ini bagian dari kontribusi kita buat Sumba Barat Daya dengan kapasitas kita masing-masing termasuk juga wartawan,” tambahnya.
Tidak hanya para penerima, di kesempatan itu, Bupati Ratu juga meminta Dinas Sosial untuk rutin melakukan pengawasan terhadap bantuan yang diberi agar menghindarkan bantuan tersebut tidak digunakan baik oleh para penerima.
“Dinas Sosial harus rutin cek. Juga ada Yayasan Harapan Sumba, saya minta bantuan untuk awasi bantuan yang diberikan tersebut supaya nanti bermanfaat buat bapa mama yang hadir,” pungkasnya lagi.
Sebelumnya, dalam laporannya, Kadis Sosial, Lukas Pati Mone mengatakan untuk bantuan yang diberikan tersebut menyasar pada dua segmen penerima masing-masing untuk Kaum Disabilitas dan penyandang kesejahteraan.
Khusus untuk kaum disabilitas, katanya penerimanya berjumlah 9 orang dengan rincian bengkel dua orang, tukang dua orang dan 5 penenun. Sementara untuk penyandang kesejahteraan sebanyak 8 orang yang kesemuanya mendapatkan bantuan alat pertukangan. ***
|
