NTTKreatif.com, Larantuka — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Flores Timur masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Lapangan Voli Lohayong, Kelurahan Lohayong, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (22/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi kepengurusan yang dipimpin Yoseph Sani Bethan. Pasalnya, sejumlah program organisasi disebut telah berjalan sebelum jajaran pengurus secara resmi dilantik.
Nani Bethan sapaan akrab Yoseph Sani Betan menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pelantikan yang dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT.
Menurut dia, pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pengurus dalam membangun kembali olahraga bola voli di Flores Timur.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah ikatan batin. Kita memiliki satu narasi, satu napas, dan satu perjuangan untuk membangun bola voli Flores Timur,” ujar Nani Bethan dalam sambutannya.
Ia mengatakan, kepengurusan PBVSI Flores Timur sebenarnya telah mulai bekerja sejak Juli 2026. Salah satu bukti awalnya adalah pelaksanaan Turnamen PBVSI Cup 2026 antar-pelajar yang telah digelar sebelumnya.
“Memang benar, hari ini kami baru dilantik. Tetapi kami sudah bekerja sejak Juli. Ke depan, kerja dan karya organisasi akan terus kami lakukan,” katanya.
Menurut Nani, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen kepengurusan baru untuk tidak menjadikan pelantikan sebagai awal bergeraknya organisasi.
Setelah pelantikan, PBVSI Flores Timur akan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program pembinaan dan pengembangan bola voli secara lebih terarah.
Program tersebut diharapkan mencakup pembinaan atlet, peningkatan kualitas kompetisi, hingga penguatan organisasi di tingkat klub dan kelompok pembinaan.
Selain pembinaan atlet, Nani juga menyoroti persoalan fasilitas olahraga. Ia menegaskan, PBVSI Flores Timur akan memperjuangkan tersedianya lapangan bola voli yang representatif dan dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Kami juga akan berupaya memperjuangkan fasilitas, terutama lapangan bola voli yang representatif, sehingga anak-anak kita memiliki tempat yang layak untuk berlatih dan bertanding,” imbuh Nani.
Dukungan terhadap kepengurusan baru PBVSI Flores Timur juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Flores Timur.
Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Ikram, berharap kepengurusan baru mampu membawa perubahan nyata terhadap perkembangan olahraga bola voli di daerah tersebut.
“Pemerintah daerah tentu berharap kepengurusan yang baru ini dapat membawa perubahan dan kemajuan bagi bola voli di Flores Timur,” kata Ikram.
Ia juga menyoroti keterlibatan sejumlah anggota DPRD Flores Timur dalam kepengurusan PBVSI. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk memperkuat organisasi, termasuk dalam memperjuangkan dukungan anggaran dan fasilitas olahraga.
“Keterlibatan anggota DPRD dalam kepengurusan ini tentu menjadi kekuatan tersendiri. Kita berharap komunikasi antara organisasi olahraga dan pemerintah dapat semakin baik, terutama dalam mendukung kebutuhan pembinaan,” ujarnya.
Ikram mengatakan, pemerintah daerah juga menaruh harapan terhadap munculnya atlet-atlet potensial dari Flores Timur yang mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.
Salah satunya melalui keikutsertaan atlet Flores Timur dalam ajang Ben Mboi Memorial Cup. Dari kompetisi tersebut, atlet-atlet berprestasi diharapkan memiliki kesempatan untuk masuk dalam seleksi dan memperkuat kontingen NTT pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Harapan kita tentu atlet-atlet Flores Timur bisa berprestasi, bukan hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional,” tutup Ikram.
Dorongan tersebut sejalan dengan agenda PBVSI NTT yang tengah memperkuat konsolidasi organisasi di kabupaten dan kota, meningkatkan kualitas kompetisi, serta membangun sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Dengan resmi dilantiknya Pengkab PBVSI Flores Timur masa bakti 2026–2030, Sani Bethan bersama jajaran pengurus kini memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam program yang konkret.
Bagi PBVSI Flores Timur, pelantikan di Lapangan Voli Lohayong bukan sekadar pergantian atau pengesahan kepengurusan. Momentum itu menjadi penanda bahwa roda organisasi akan terus bergerak setelah sejumlah pekerjaan telah dimulai sejak Juli 2026.**(Ell)
