NTTKreatif, TAMBOLAKA – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan pamahaman masyarakat dan dinas terkait penguna jasa, Balai karantina kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) NTT gelar sosialisasi tindak karintina komoditas hewan ikan dan tumbuhan.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Hotel Ella Kota Tambolaka pada Jumat 15 November 2024 pagi tadi.
Disaksikan NTTkreatif.com, hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Bupati SBD, Ir. Yohanes Oktovianus, Kepala dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agustinus Pandak, Perwakilan Kejakasaan Negeri Waikabubak, Tommy Harizon, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Simon Soli, perwakilan Polres SBD, perwakilan Makodim 1629/SBD, Kepala Dinas Pertanian, Yohanes Frianus Tuka, Kapala bidang Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba Tengah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba barat, perwakilan KP3 Laut pelabuhan Waikelo, perwakilan Kepala Kantor UPP kelas III Waikelo, dan kepala Babinsa waikelo.
Uniknya, dalam sosialisasi tersebut tidak hanya ada pemaparan materi saja tapi juga tahapan diskusi.
Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan, Simon Soli, menyebut kalau sosialisasi untuk karantina hewan ikan dan tumbuhan sangat penting untuk dilakukan.
Hal tersebut dilakukan karena menjadi tugas dan tangunggungjawab balai karantina hewan, ikan dan tumbuhan.
Terlebih, tiga komponen itu merupakan penghasilan bagi masyarakat NTT.
“Hal ini menjadi tugas kami sebagai penjabat karantina hewan ikan dan tumbuhan, karena tiga kompenen itu merupakan penghasilan buat masyrakat NTT, maka itu kewajiban kami untuk menjaga agar kemoditas-komoditas hewan ikan dan tumbuhan tetap aman,” Ungkapnya.
Tidak hanya itu, sebutnya lagi produk luar yang masuk di wilayah NTT juga harus dipastikan produk yang sehat.
Sehingga tidak menimbulkan penyakit bagi masyarakat yang mengonsumsi produk luar tersebut katanya.
“Selain itu juga, ketika ada produk-produk luar yang masuk ikan hewan dan tumbuhan, itu juga dipastikan agar supaya sehat dan layak dikonsumsi, sehingga tidak menimbulkan penyakit kepada masyarakat,” ungkapnya.***
|

Tinggalkan Balasan