Pirlo juga menyatakan, dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto dalam menangani persoalan tersebut.
“Gerakan rakyat yang berpihak pada keadilan sosial, kami mencatat dan mengapresiasi respons awal pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, dalam menghadapi bencana yang melanda Sumatera dan Aceh. Langkah cepat yang telah diambil menunjukkan bahwa negara masih memiliki ruang untuk hadir di tengah rakyatnya yang sedang berduka,” terangnya.
Pirlo berharap, kehadiran negara tidak boleh berhenti pada simbol dan seremoni.
“Kami menuntut agar seluruh proses penanganan dari evakuasi, distribusi bantuan, hingga pemulihan pascabencana dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan berpijak pada kebutuhan konkret masyarakat terdampak, terutama kelompok paling rentan,” paparnya.
Ia mengatakan, bencana bukan hanya soal alam, tetapi juga soal bagaimana negara menjalankan mandat konstitusionalnya melindungi segenap tumpah darah Indonesia.
“Maka, kami akan terus mengawal dan memastikan bahwa setiap langkah pemulihan tidak menjadi ruang bagi praktik korupsi, pengabaian, atau ketimpangan distribusi,” tandasnya. (Ladopurab)***
|
