NTTKreatif, JAKARTA – Nasib kurang mujur dialami Yohanes Gama Marchal Lau alias Joni sang pemanjat tiang bendera yang dahulu sempat viral hingga diundang Presiden Jokowi.

Kerinduannya untuk menjadi prajurit TNI AD kandas usai dirinya dinyatakan tidak lolos seleksi.

">

Padahal sebelumnya ia dijanjikan Presiden Jokowi bakal mendapat satu slot melalui jalur khusus.

Dirinya sendiri sempat viral dan dipuji netizen berkat aksi heroiknya kala berusaha memperbaiki tali yang tersangkut dalam upacara bendera pada saat upacara HUT ke-73 RI di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasca ketidaklolosan Joni, banyak netizen kemudian menghujani kritikan ke Presiden Jokowi.

Mereka menyebut sang Presiden telah ikrar pada janjinya sendiri. Mendapat kritikan tersebut, istana pun angkat bicara.

Melalui Mensesneg Pratikno, istana menyebut kalau untuk menjadi prajurit TNI tentu ada proses seleksi.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625