NTTKreatif.com, Tambolaka – Ketua Usaha Baru di Desa Kadiwano, Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Anderias Bili Dappa akhirnya angkat bicara soal masalah alsintan yang sempat viral beberapa waktu lalu yang berimbas pada kesalahpahamannya dengan Dinas Pertanian SBD.
Anderias Bili Dappa mengakui kala itu, ia berada dalam tekanan akibat desakan dari oknum yang mengatasnamakan Kementerian Pertanian dan Utusan Presiden Prabowo Subianto yang terus menerus menggiringnya untuk tidak membayar retribusi alsitan berupa traktor roda empat yang sudah ia terima dari Pemkab SBD.
Menurut dia hal tersebut dikarenakan traktor bertipe ESK 454 merupakan alsintan hibah dari Kementerian Pertanian.
Padahal sebelumnya, kata dia, dirinya sudah menyetor Rp8 juta sebagai uang pangkal pertama dalam menyetor uang sewa alsintan yang berjumlah Rp20 juta selama setahun.
Demikian pengakuan Anderias Bili Dappa kepada wartawan, Sabtu, 5 September 2026 siang di rumahnya di Kecamatan Wewewa Timur.
Dirinya mengatakan sebagai seorang petani tulen, dirinya tidak mengetahui kalau oknum tersebut hanya mencatut nama kementerian saja. Sehingga saat itu dirinya secara jujur meminta kepada oknum tersebut untuk menyampaikan keluhannya kepada Kementerian Pertanian dan Presiden untuk menurunkan biaya sewa Rp20 juta yang sudah ditetapkan oleh Pemkab SBD.
“Saya bicara apa adanya saja. Saat itu diminta untuk bicara iya saya sampaikan apa yang ada di pikiran saya tanpa tahu kalau mereka ini hanya mengatasnamakan kementerian saja. Apalagi sebagai petani saya juga tidak tahu soal mekanisme seperti apa. Jadi polos saja. Setelahnya baru saya tahu ternyata oknum itu juga orang Sumba sama seperti saya sehingga saya minta dia lain kali jangan adu saya dengan dinas,” katanya.
Hal tersebut ungkapnya memang harus ia lakukan mengingat selama ini, kelompok taninya tersebut sudah mendapat banyak bantuan dari Pemerintah baik dari Pemkab SBD maupun dari Pemerintah Pusat.
Ia pun mengurai kalau bantuan pertama yang ia terima sejak kelompoknya berdiri bersumber dari Pemkab SBD berupa handtraktor yang dia gunakan untuk usaha holtikultura.
DILARANG KERAS!! Mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin NTTKREATIF.COM
Keberatan/Sanggahan? Kirim ke: nagagayamultimedia@gmail.com
