NTTKreatif.com, Tambolaka– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 membawa angin segar bagi warga Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Di momen bersejarah ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBD menyalurkan bantuan berupa 65 unit solar cell (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) untuk mendukung kebutuhan penerangan masyarakat setempat.

Bantuan pemberdayaan tersebut disalurkan secara simbolis melalui Dinas Sosial SBD kepada Komunitas Adat Terpencil (KAT) di wilayah Desa Waiholo.

Langkah ini menjadi solusi nyata Pemkab SBD dalam mengatasi keterbatasan akses listrik di wilayah pelosok yang belum terjangkau jaringan listrik secara maksimal.

Acara penyerahan bantuan berlangsung di Alun-alun Kota Tambolaka, bertepatan dengan rangkaian perayaan HUT RI ke-81.

Penyerahan ditandai dengan pemberian plakat secara simbolis oleh Wakil bupati SBD, Dominikus A. R Kaka yang diterima langsung oleh Kepala Desa Waiholo Soleman Mone.

Sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga penerima manfaat turut hadir menyaksikan momen penting tersebut.

Kepala Desa Waiholo, Soleman Mone, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya.

Mewakili masyarakat penerima manfaat, Soleman menyampaikan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil bupati SBD beserta jajaran Dinas Sosial.

“Mewakili seluruh masyarakat penerima manfaat, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Daerah atas perhatiannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di Desa Waiholo,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan energi penerangan ini sudah lama diimpikan oleh warga Komunitas Adat Terpencil di Desa Waiholo.

Bantuan 65 unit solar cell ini dinilai sebagai “kado istimewa” kemerdekaan yang membawa harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Ini adalah kado istimewa di HUT RI ke-81 bagi kami. Kami berkomitmen akan menjaga, merawat, dan memanfaatkan bantuan 65 unit solar cell ini dengan baik agar dapat memberikan manfaat jangka panjang, khususnya untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” tambahnya.

Soleman menegaskan komitmen pemerintah desa bersama warga untuk menjaga dan mengelola fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya.

Pemeliharaan secara berkala akan dilakukan agar unit pembangkit listrik tenaga surya ini dapat difungsikan dalam jangka panjang.

Kehadiran penerangan ini diharapkan tidak hanya menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga mendorong produktivitas dan aktivitas ekonomi lokal pada malam hari.

Selain itu, akses listrik yang memadai diproyeksikan dapat menunjang kegiatan belajar anak-anak di Desa Waiholo secara optimal.

Penyaluran bantuan ini menegaskan komitmen Pemkab SBD dalam meratakan pembangunan hingga ke wilayah komunitas adat terpencil.

Inisiatif ini selaras dengan semangat kemerdekaan untuk mewujudkan kesejahteraan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah kabupaten berharap program pemberdayaan serupa terus berlanjut guna mengentaskan ketimpangan infrastruktur dasar di Kabupaten Sumba Barat Daya.***