Ia menambahkan, program ini bertujuan membuka akses komunikasi, informasi, dan edukasi kesehatan agar masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Harapannya, masyarakat bisa mengenali dan mengatasi persoalan kesehatannya secara mandiri,” ujarnya.

">

Sementara itu, Direktur Akademi Keperawatan St Elisabeth Lela, Maria K. Ringgi Kuwa, mengungkapkan adanya peningkatan jumlah peserta KKN dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini total ada 105 mahasiswa. Sebanyak 10 sudah mengikuti kegiatan sebelumnya, dan hari ini 95 mahasiswa kami lepas untuk KKN-PKM. Ini peningkatan yang cukup signifikan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari sejak semester awal, sekaligus menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga harus mampu hadir dan memberi solusi nyata di tengah masyarakat,” tutupnya.***