“Kami, seluruh civitas akademika SMAS Kristen Waikabubak bangga dan mengapresiasi pencapaian anak-anak kami dan rekan-rekannya dari SMA Negeri 1 Waikabubak yang telah menorehkan prestasi meraih gold medal di bidang penelitian ilmiah dalam perlombaan tingkat internasional,” ujar Kepala SMA Swasta Kristen Waikabubak, Hetty Rambu Podu kepada media ini via WhatsApp, pada Kamis (22/5/2025) kemarin.
Menurut Hetty, apa yang mereka raih saat ini membuktikan bahwa anak-anak Sumba, juga bisa bersaing dengan anak-anak di luar sana (luar daerah) bahkan di tingkat internasional seperti yang mereka ikuti saat ini.
“Tentunya itu semua adalah hasil kerja keras, perjuangan dan ketekunan mereka dan terutama dukungan penuh dari orangtua mereka masing-masing. SMAS Kristen Waikabubak berterima kasih kepada Yayasan Terang Sumba yang telah membuka ruang bagi anak-anak kami untuk mengembangkan potensi tersembunyi di dalam diri anak-anak kami,” ungkap Hetty.
“Kami pihak sekolah hanya sebagai pihak yang turut bangga dan bahagia dengan prestasi mereka ini. Kami berharap anak-anak ini terus berkarya, jadi teladan dan pemicu semangat bagi anak-anak yang lain bahwa anak Sumba juga bisa bersaing di tingkat internasional, dan tetaplah rendah hati,” tutupnya.
Dihubungi secara terpisah, Kepala SMA Negeri 1 Waikabubak, Paulinus Sukur, juga menyampaikan apresiasinya kepada para siswi yang telah mengharumkan nama kedua sekolah dan daerah di kancah internasional.
“Civitas akademika SMA Negeri 1 Waikabubak menyampaikan apresiasi yang stinggi-tingginya karena ini perjuangan anak-anak yang sangat luar biasa atas pencapaian anak-anak kami dan rekan-rekannya dari SMA Kristen Waikabubak yang telah menorehkan prestasi dan meraih medali emas tingkat internasional,” ujar Paulus Sukur yang dihubungi media ini secara terpisah via WhatsApp, pada Jumat (23/5/2025).
“Keberhasilan anak-anak tersebut tidak terlepas dukungan dari banyak pihak, Yayasan Terang Sumba, pendamping anak-anak Pak Budi, pendamping lokal dari luar sekolah, yaitu SMA Negeri dan SMA Kristen Waikabubak, dan juga orangtua anak yang membantu mereka siang dan malam untuk memenuhi segala keperluan anak-anak” ungkapnya lagi.
Paulus menuturkan, bahwa prestasi ini merupakan kolaborasi dari semua pihak yang mendukung anak-anak yang sangat luar biasa.
“Perjuangan yang sangat luar biasa dari anak-anak yang 10 orang itu, jadi dua tim itu dapat medali emas semua itu memang perjuangan anak-anak yang sangat luar biasa dan penampilan anak-anak luar biasa,” tutur Paulus.***
|


