NTTKreatif, Larantuka – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Flores Timur kini memiliki nakhoda baru. Vinsensius Ratu Sene, S.Kep., Ns., perawat aktif yang bertugas di Puskesmas Demon Pagong, resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Flores Timur untuk periode 2025–2030.
Penetapan Vinsensius sebagai ketua dilakukan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI PPNI Flores Timur yang berlangsung di Hotel Sunrise, Larantuka, pada Sabtu (03/05/2025).
Pemilihan tersebut didasarkan atas masukan dan saran dari para peserta Musda yang menginginkan sosok pemimpin baru yang mampu membawa organisasi profesi perawat ini lebih maju dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.
Dalam keputusan resmi Musda ke-VI PPNI Flores Timur, terdapat lima poin penting yang ditetapkan, yakni:
1. Penetapan dan pengesahan Vinsensius Ratu Sene sebagai Ketua DPD PPNI Kabupaten Flores Timur periode 2025–2030.
2. Pemberian kewenangan penuh kepada ketua terpilih untuk menerbitkan surat keputusan pengangkatan serta melantik jajaran pengurus dan dewan pertimbangan DPD PPNI Flotim.
3. Wewenang penuh untuk mengelola organisasi berdasarkan hasil Musda ke-VI.
4. Kewajiban menjaga dan menjalankan amanah organisasi sesuai dengan hasil musyawarah di Larantuka.
5. Keputusan berlaku efektif sejak tanggal penetapan, dan apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan tersebut, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.
Penetapan ini ditandatangani oleh pimpinan sidang Musda ke-VI PPNI Kabupaten Flores Timur, Randi Marcos selaku Ketua Sidang, bersama Lambertus Ola dan Lambertus Doni sebagai Wakil Ketua dan Sekertaris Sidang.
Dalam sambutannya, Vinsensius Ratu Sene menyampaikan komitmennya untuk memperkuat solidaritas antar sesama perawat dan meningkatkan peran strategis PPNI dalam pelayanan kesehatan di Flores Timur.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme, peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan institusi kesehatan lainnya.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini adalah tanggung jawab besar. Ke depan, saya berkomitmen untuk menjadikan PPNI Flotim sebagai rumah bersama bagi seluruh perawat—tempat kita saling mendukung, berkembang, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Vinsensius.
Dengan semangat baru, Vinsensius Ratu Sene diharapkan mampu menguatkan solidaritas profesi perawat di Flores Timur dan menjadikan PPNI sebagai organisasi yang semakin berkontribusi dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di daerah. *(Ell)*
|
