NTTKreatif, Munchen – Paris Saint Germain (PSG) berhasil menobatkan diri sebagai juara baru di Liga Champions. Hal ini seiring dengan kemenangan 5-0 yang ditorehkan oleh anak asuh Luis Enrique di final kontra Inter Milan, Minggu, 1 Juni 2025 dini hari tadi.

Di laga tersebut, PSG yang turun dengan para pemain terbaiknya itu terlebih dahulu unggul di menit 12 lewat kaki Hakimi sebelum Doue menggandakan keunggulan PSG jelang turun minum.

">

Memasuki babak kedua, wakil Prancis tersebut kian menggila dengan menambah tiga gol tambahan masing-masing lewat Doue, Kvaratskhelia dan Mayulu sekaligus membuat skor akhir menjadi 5-0.

Kemenangan tersebut pun membuat PSG menyudahi penantian 54 tahun tidak pernah menjadi juara di Liga Champions sepanjang klub tersebut berdiri dan ikut turnamen terakbar seantero Eropa tersebut.

Sebelum menjadi juara, PSG memang sempat masuk final Liga Champions pada tahun 2020 namun kala itu, PSG yang masih diperkuat oleh Neymar belum mampu mengalahkan Bayern Munchen.

Padahal kala itu, PSG sudah banyak mengeluarkan uang untuk membeli sejumlah pemain hebat namun hal tersebut nyatanya belum berdampak pada prestasi PSG di Eropa.

Mitos Munchen

Menariknya, kemenangan PSG ini juga tidak lepas dari tuah kota Munchen yang menjadi vanue final Liga Champions, dimana sepanjang turnamen tersebut digelar selalu ada juara baru jika finalnya berlangsung di Kota Munchen, Jerman.

Mitos ini diawali dengan kemenangan Nottingham Forest di final 1979, diikuti oleh Marseille di tahun 1993, Dortmund di tahun 1997, Chelsea di tahun 2012 dan terbaru tentu PSG yang baru memenangkan si kuping emas tersebut.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625