NTTKreatif, TAMBOLAKA – Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) atau Beasiswa milik siswa/i SMAN 1 Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) oleh oknum guru, MDN kian membuka sisi buruk pendidikan di NTT.

Pasalnya, dalam kasus tersebut terungkap sejumlah fakta yang membuat publik mengerutkan dahinya.

">

Bagaimana tidak, oknum guru MDN ternyata tidak hanya melalukan pemotongan uang Rp100 ribu per siswa saja tapi dirinya melakukan pendataan fiktif dengan memasukkan nama penerima dari para siswa/i yang sudah tamat sekolah.

Kelakuan oknum MDN ini disampaikan salah satu murid SII siswi kelas XII kepada NTTKreatif.com.

Menurutnya ia diminta oleh oknum Guru MDN untuk melakukan proses pencairan beasiswa pada salah satu anak yang sudah tamat dari SMAN 1 Wesel.

S menyebut dirinya tidak terdaftar sebagai penerima beasiswa.

“Saya bukan penerima beasiswa kakak. Ibu Meri hanya minta saya untuk tanda tangan orang lain punya nama,” ungkapnya saat dihubungi NTTKreatif.com Via Telepon Seluler pada Senin 23 Desember 2024 pagi.

Siswi kelas XII ini mengaku jumlah uang yang dicairkannya berjumlah 1.800 ribu.

Sebagai imbalan oknum MDN memberi dirinya uang 75 ribu.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625