NTTKreatif, KUPANG – Kepala Ombudsman RI Kantor Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, Kamis 1 Agustus 2024 kemarin menerima kunjungan dari Ketua Forum Guru NTT, Jusuf KoeHoea dan tim di ruang kerja.

Kunjungan tersebut antara lain mendiskusikan berbagai hal terkait permasalahan sekolah dan permasalahan pendidikan di NTT pada umumnya termasuk mendiskusikan persoalan yang terjadi di SMAN 3 Kota Kupang.

">

Dimana persoalan yang dimaksud adalah dugaan pemalsuan dokumen pembangunan gedung utama sekolah, pekerjaan lapangan futsal, dugaan penyalahgunaan keuangan BOS/IPP, pembayaran internet sekolah, persoalan aset yang tidak dilaporkan saat rekon akhir tahun dan pemakaian air bersih yang diduga tidak sesuai dengan kondisi riil.

Padahal, persoalan tersebut sudah lama terjadi dan telah disampaikan kepada Gubernur NTT, Dinas Pendidikan Provinsi, Inspektorat Provinsi dan Ombudsman NTT melalui surat.

“Kepada tim Forum Guru NTT, kami menyampaikan keprihatinan atas berbagai persoalan dugaan korupsi yang mendera sekolah yang seharusnya menjadi tempat pendidikan karakter, moral dan etika,” ungkap Darius Beda Daton sebagaimana dilansir nttkreatif.com dari postingan Facebook miliknya, Jumat 2 Agustus 2024 malam.

Lebih lanjut dikatakan Darius, pihaknya sejauh ini memproses laporan di SMAN 3 Kupang.

“Jika sudah dinyatakan lengkap akan dilanjutkan ke tahap pemeriksaan. Sebelumnya, saya telah berkoordinasi ke Dinas Pendidikan Provinsi NTT dan Inspektorat Provinsi agar menindaklanjuti keluhan para guru dengan audit khusus. Hal ini semata-mata untuk perbaikan tata kelolah sekolah agar menjadi lebih baik dan terhindar dari dugaan korupsi,” tambahnya lagi. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625