NTTKreatif.com, Tambolaka – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi bekerja sama dengan salah satu Lembaga Kursus dan Pelatihan Bahasa Asing James First Course.
Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan MOU antara Bupati SBD, Ratu Wulla Talu dengan Kepala James First Course, Lambertus James Dima, Selasa 2 November 2025 pagi tadi.
Hadir menyaksikan, Sekda SBD, Etmundus N Nau, Anggota DPRD Kabupaten SBD, Tobias Dowa Lelu, Asisten I Bidang Pemerintahan, Christofel Horo, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Enos Eka Dede, Kepala Bank NTT Cabang Weetabula, Yusthinus M N Dunga, para camat, para kepala desa dan para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati SBD, Ratu Wulla Talu mengatakan saat ini Sumba telah menjadi salah satu destinasi wisata yang digandrungi oleh para wisatawan.
Citra tersebut kata Bupati Ratu tidak hanya menjadi kebanggaan tapi juga peluang emas kesejahteraan masyarakat.
Namun hal tersebut kata dia harus diikuti dengan penyiapan SDM yang siap bersaing bukan hanya dari sisi pelayanan dan keramahtamahan tetapi juga kemampuan berbahasa asing yang baik.
Oleh karenanya, lanjut Bupati Ratu lagi, momentum kerjasama tersebut merupakan momentum penting sebagai upaya konkret untuk memperkuat SDM daerah melalui kolaborasi yang produktif antara Pemerintah Daerah dan JF Course.
“Program yang diinisiasi oleh JF Course melalui konseo One Village, One Destination yaitu kursus berbahasa inggris berbasis pariwisata yang holistik dan integratif merupakan sebuah terobosan yang selaras dengan dinamika pembangunan SBD,” ungkapnya.
Dirinya pun meminta dukungan semua pihak dalam keberhasilan program tersebut termasuk para camat dan kepala desa yang menjadi sasaran program tersebut.
“Saya minta generasi muda untuk memanfaatkan program kursus ini sebagai sarana memperkaya diri, meningkatkan kualitas kemampuan dan membuka peluang yang lebih besar dalam dunia kerja maupun dunia usaha melalui peningkatan kualitas SDM, kita yakin bahwa akan lahir putri-putri terbaik Sumba Barat Daya yang mampu bersaing secara globa serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa dan negara,” ujarnya penuh harap.
Sementara itu, Kepala James First Course, Lambertus James Dima di kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Sumba Barat Daya yang sudah memberikan ruang buat JF Course untuk berkontribusi nyata buat daerah.
“Kami hadir untuk juga berkontribusi buat daerah untuk percepatan pembangunan di sini karena SBD adalah masa depan Pariwisata NTT. Sehingga kita siapkan SDM kita karena secanggih apapun infrastruktur tapi kalau SDM tidak ditingkatkan bakal jadi bumerang buat kita sendiri,” ungkapnya. ***



