NTTkreatif.com, Tambolaka— Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mengambil langkah tegas untuk menegakkan ketertiban umum di wilayah perkotaan Tambolaka.
Penertiban intensif kembali digencarkan menyusul maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) bandel yang nekat berjualan di kawasan terlarang.
Para pedagang memanfaatkan celah pengawasan petugas untuk menggelar lapak liar di lokasi-lokasi yang seharusnya steril.
Kasatpol PP SBD, Agus B. Tanggu, mengonfirmasi bahwa penindakan ini dilakukan akibat tingginya dinamika pelanggaran di lapangan.
“Begitu pengawasan agak longgar, PKL langsung kembali berjualan. Bahkan di area depan Pasar Lama, pedagang ikan sudah mulai masuk kembali,” ujar Agus saat ditemui di Kantor Bupati SBD, Kamis (27/8/2026).
Menyikapi keterbatasan anggaran patroli menjelang Perubahan APBD, Satpol PP menerapkan strategi pembagian kerja mandiri agar pengawasan tetap berjalan optimal.
Sebanyak dua tim khusus, yakni Tim 1 dan Tim 2, diterjunkan secara bergantian melalui sistem kerja shift pagi dan sore hari.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah waktu bagi para pedagang liar untuk kembali menguasai bahu jalan maupun trotoar.
DILARANG KERAS!! Mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin NTTKREATIF.COM
Keberatan/Sanggahan? Kirim ke: nagagayamultimedia@gmail.com
