Oleh karenanya, lanjut Bupati Ratu lagi, momentum kerjasama tersebut merupakan momentum penting sebagai upaya konkret untuk memperkuat SDM daerah melalui kolaborasi yang produktif antara Pemerintah Daerah dan JF Course.

“Program yang diinisiasi oleh JF Course melalui konseo One Village, One Destination yaitu kursus berbahasa inggris berbasis pariwisata yang holistik dan integratif merupakan sebuah terobosan yang selaras dengan dinamika pembangunan SBD,” ungkapnya.

">

Dirinya pun meminta dukungan semua pihak dalam keberhasilan program tersebut termasuk para camat dan kepala desa yang menjadi sasaran program tersebut.

“Saya minta generasi muda untuk memanfaatkan program kursus ini sebagai sarana memperkaya diri, meningkatkan kualitas kemampuan dan membuka peluang yang lebih besar dalam dunia kerja maupun dunia usaha melalui peningkatan kualitas SDM, kita yakin bahwa akan lahir putri-putri terbaik Sumba Barat Daya yang mampu bersaing secara globa serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa dan negara,” ujarnya penuh harap.

Sementara itu, Kepala James First Course, Lambertus James Dima di kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Sumba Barat Daya yang sudah memberikan ruang buat JF Course untuk berkontribusi nyata buat daerah.

“Kami hadir untuk juga berkontribusi buat daerah untuk percepatan pembangunan di sini karena SBD adalah masa depan Pariwisata NTT. Sehingga kita siapkan SDM kita karena secanggih apapun infrastruktur tapi kalau SDM tidak ditingkatkan bakal jadi bumerang buat kita sendiri,” ungkapnya. ***