NTTKreatif.com, Larantuka – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Syahbandar Larantuka memastikan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pengguna jasa angkutan laut di Pelabuhan Laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Kepala Kantor UPP Kelas II Syahbandar Larantuka, Capt. Desmon Saterdi Menno, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh calon penumpang yang akan bepergian selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal tersebut disampaikan Desmon kepada wartawan saat ditemui di Pelabuhan Laut Larantuka, Kamis (19/12/2025) sore. Ia mengatakan, lonjakan penumpang pada periode Nataru menjadi perhatian serius Syahbandar sebagai penyelenggara pelayanan pelabuhan.
Secara nasional, kata Desmon, Posko Angkutan Laut Nataru mulai beroperasi sejak 18 Desember 2025 dan akan berlangsung hingga 5 Januari 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus penumpang, keselamatan pelayaran, serta pengawasan aktivitas di pelabuhan.
Di Pelabuhan Laut Larantuka sendiri, Syahbandar telah membuka Posko Angkutan Laut Nataru sebagai pusat pelayanan dan koordinasi selama masa libur panjang tersebut. Posko ini menjadi titik utama pengaduan, pemantauan, dan penanganan berbagai kebutuhan penumpang.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pelayanan, mulai dari kedatangan hingga keberangkatan penumpang, berjalan dengan baik dan sesuai standar keselamatan pelayaran,” ujar Desmon.
Untuk mendukung kelancaran operasional posko, Syahbandar Larantuka menggandeng sejumlah instansi terkait, seperti Kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan. Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk memperkuat pengamanan dan pengawasan di area pelabuhan.
Desmon menjelaskan, dari internal Syahbandar sendiri telah disiagakan sebanyak 45 personel. Jumlah tersebut kemudian diperkuat dengan sekitar 25 personel dari instansi terkait, sehingga total kekuatan personel dinilai cukup untuk mengantisipasi berbagai situasi selama Nataru.
“Dengan jumlah personel yang ada, kami optimistis pelayanan di pelabuhan dapat berjalan maksimal. Semua petugas telah diberikan arahan untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada pelayanan transportasi, Posko Angkutan Laut Nataru di Pelabuhan Larantuka juga dilengkapi dengan layanan kesehatan. Fasilitas ini disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat penumpang atau petugas yang membutuhkan penanganan medis.
Selain itu, Syahbandar Larantuka juga telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kepadatan penumpang dan gangguan kelancaran arus keluar-masuk pelabuhan.
Pengaturan jalur embarkasi dan debarkasi telah disusun secara khusus, termasuk penataan jalur masuk dan keluar penumpang hingga area parkir kendaraan, agar tidak terjadi penumpukan yang dapat mengganggu aktivitas pelabuhan.
Menurut Desmon, pengaturan ini dilakukan untuk menciptakan alur pergerakan penumpang yang tertib dan efisien, sekaligus meminimalisasi potensi risiko selama periode arus mudik dan arus balik Nataru.
“Kami akan benar-benar mengoptimalkan seluruh pelayanan yang ada. Target kami, ribuan penumpang yang turun dan naik melalui Pelabuhan Laut Larantuka selama Natal dan Tahun Baru dapat terlayani dengan baik, aman, dan nyaman,” tegasnya.
Dengan kesiapan personel, fasilitas pendukung, serta sinergi lintas instansi, Syahbandar Larantuka berharap pelaksanaan angkutan laut selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan lancar, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Flores Timur yang menggunakan transportasi laut.***
|
