Saat Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, menyerahkan SK PPPK, ia berpesan agar para pegawai baru bekerja dengan mentalitas pengabdian total. Bagi Om Konco, itu bukan hal baru.

“Itu sudah jadi lagu hidup saya sejak dulu. Saya memang bukan siapa-siapa. Tapi saya tahu bagaimana caranya bekerja dengan hati,” katanya, tersenyum tipis.

">

Meski tak lagi sekuat dulu, ia tetap bertekad melanjutkan tugasnya seperti biasa—menyapu lorong rumah sakit, menyambut pagi dengan kerja, dan memeluk malam dengan kelelahan yang ikhlas.

Kini, tangannya menggenggam SK. Tapi yang lebih penting: hatinya menggenggam pengakuan. Selamat, Om Konco. Dua belas tahun itu kini berubah menjadi satu senyum panjang—sebuah bahagia yang pantas dipeluk dengan penuh syukur.*(Ell).

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625