NTTKreatif.com, Tambolaka – Baru-baru ini, Siswa-siswi SMP Negeri 6 Wewewa Selatan, Desa Rita Baru, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), tengah melakukan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada tanggal 25-26 agustus 2025.
Pelaksanan ANBK tersebut menarik perhatian, hingga menjadi perbincangan hangat banyak pihak.
Pasalnya, siswa melaksanakan ANBK dipadang terbuka. Bahkan piluhnya, salah satu siswa memanjat pohon pinang untuk memasang router wi-fi agar para siswa lainnya dapat mengakses jaringan internet.
Hal tersebut dilakukan, karena jaringan internet diwilayah Desa Rita sulit untuk diakses.
Kendati sudah susah paya siswa memanjat pohon pinang, pelaksanan ANBK sesi 2 pun malah terbatalkan hingga kini.
Kepala SMP N 6 Wesel, Yohanes Umbu, S.Pd, gr mengakui lantaran siswanya melaksanakna ANBK dipadang terbuka.
Ia mengaku, hal terpaksa dilakukannya bersam panitia ANBK, karena akses jaringan internet yang tidak memadai.
Jarak antara sekolah dan padang terbuka kurang lebih 1 kilo katanya.
“Ia betul kami laksanakan dipadang terbuka, itu dipostu jaraknya kurang lebih 1 kilo dari sekolah. Siswa kami jalan kaki dari sekolah sambil membawa kursi dan meja. Ya ini terpaksa kami lakukan karena akses jaringan internet disini memang tidak ada, artinya memamg ini fakta, bahkan ANBK sesi 2 masih terbatalkan. tidak bermaksud menyudutkan siapa-siapa, tetapi kami mau tunjukan bahwa memang SMP N 6 Wesel sedang sakit,” ungkapnya saat ditemui wartawan diruang kerjanya pada Senin tanggal 1 September 2025 kemarin.
Yohanes mengaku ANBK kali ini merupakan kali ke 4 dilaksankan oleh siswanya.
Pelaksanana yang pertama siswa SMP N 6 melaksanakan di SMP N 1 Wewewa Selatan.
Namun pada pelaksanaan ANBK ke 2 dan ke 3 siswanya meminjam gedung pada SMP N 2 wewewa selatan.
Namun dengan berbagai pertimbangan, Yohanes mengaku mengambil kesimpulan bersama panitian pelaksana ANBK untuk melakukannnya dilokasi yang dekat dengan sekolah meskipun ditempat terbuka.
“Jadi memang pelaksanaan ANBK yang pertama itu lancar saja, itu siswa kami ANBK di SMP N 1 Wewewa Selatan. sementara ANBK ke 2 dan ke 3 itu siswa kami pinjam gedung di SMP 2 Wesel, itu di Desa Weewulla jaraknya 9 kilo. tetapi dengan berbagai pertimbangan bahwa akses jalan yang sudah rusak parah maka kami memutuskan untuk ANBK di Padang,” ungkapnya.
Begitu banyak Kendala yang dialami, Kepsek SMP N 6 Wesel berharap Pemerinta Daerah dapat membangun Tower dilokasi tersebut agar akses jaringan internet mudah diakses.
Tidak hanya SMP N 6 Wesel, bahkan fasilitas pendukung lainnya seperti Sekolah Dasar Rita, Kantor Desa Rita, Postu Rita sangat membutuhkan sebutnya.
“Kami berharap Pemerintah Daerah dapat membantu membangun 1 Tower agar akses jaringan bisa lancar demi anak bangsa, bukan saja SMP N 6 Wesel, tetapi ada banyak fasilitas umum disini yang sangat membutuhkan, ada SD Rita, Kantor Desa, dan ada Postu,” harapnya.***
|
