NTTKrearif, KUPANG – Masih ingatkah anda dengan Yohanes Gama Marchal Lau alias Joni bocah asal Belu, NTT yang sempat viral usai memanjat tiang bendera?
Dirinya sempat viral berkat aksi heroiknya kala berusaha memperbaiki tali yang tersangkut dalam upacara bendera pada saat upacara HUT ke-73 RI di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksinya tersebut lantas membuatnya diundang Presiden Jokowi dan bertemu dengan sejumlah orang penting di Indonesia.
7 tahun berlalu, Joni kini ia sudah menyelesaikan sekolahnya di SMA Negeri 1 Atambua tahun 2024.
Bahkan ia dikabarkan langsung mengikuti tes masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Sayang, dirinya gagal lolos dalam tes tersebut. Padahal kala bertemu Presiden Jokowi dirinya sempat mengutarakan niat menjadi Anggota TNI kepada Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi pun menjanjikannya satu slot untuk menjadi Anggota TNI.
Namun janji tersebut tinggal janji. Ia dinyatakan gagal lolos, kendati sebelum mengikuti tes ia memilih tinggal di asrama Kompi Senapan B Yonif Raider 744 Satya Yudha Bhakti untuk berlatih.
Dari sebuah video yang beredar luas di media sosial sebagaimana dilansir nttkreatif.com, Minggu 4 Agustus 2024, Joni secara terbuka menceritakan kembali pertemuannya dengan Presiden Jokowi hingga dijanjikan satu tempat menjadi prajurit TNI.
Dirinya pun meminta bantuan Presiden Jokowi dan Panglima TNI serta jajarannya untuk meloloskan ia kembali jadi TNI.
“Saya mohon bantuan Bapak Presiden dan Bapak Panglima dan jajarannya untuk loloskan saya jadi anggota TNI. Sekian dan terima kasih,” ujarnya dalam video tersebut. ***
|

Tinggalkan Balasan