NTTKreatif.com, Pati – Demo besar-besaran terjadi di Kabupaten Pati. Demo ini digelar buntut dari ketidakpuasan masyarakat atas kenaikan pajak 250 persen yang ditetapkan Bupati Pati, Sudewo.
Tidak hanya menaikkan pajak, Bupati Pati dari Partai Gerindra ini juga menantang masyarakatnya dengan tidak mengindahkan protes warganya sendiri.
Alhasil, masyarakat pun menggelar demo besar-besaran di depan kantor Bupati.
Demo yang semula berlangsung aman kemudian mencapai puncaknya dengan aksi lempar botol dan gelas plastik, perusakan baliho, pemecahan kaca kantor bupati, dan upaya merobohkan gerbang pendapa.
Kericuhan memuncak saat massa membakar mobil provos milik Polres Grobogan.
Sekitar pukul 12.16 WIB, Sudewo akhirnya keluar menemui massa dengan pengawalan ketat dari mobil rantis polisi.
Ia menyampaikan permohonan maaf singkat.
“Saya mohon maaf, saya akan berbuat lebih baik,” ungkapnya singkat.
Namun di tengah penyampaian maafnya itu, ia sempat dilempari air minum kemasan dan sandal oleh pendemo yanh membuat aparat langsung mengamankan Bupati Pati, Sudewo ke dalam mobil Rantis milik polisi.
Massa yang mengklaim hadir lebih dari 50.000 orang meneriakkan yel “Bupati harus lengser” dan “Turun Sudewo sekarang juga.”
Bupati Sudewo sendiri baru menjabat sejak dilantik pada 18 Juli 2025.***
|
